![]() |
Rembug Stunting tingkat kabupaten Muratara di aula Siti Rahma Bupati Muratara menargetkan penurunan stunting tahun ini diangka 13 persen |
MURATARA MSM.COM – Bupati
Muratara H Devi Suhartoni, menargetkan penurunan angka stunting di Bumi
Beselang Serundingan tahun ini mencapai 13 persen. Sehingga, angka stunting
tinggal 7 persen lagi.
“Tahun
sebelumnya, kasus stunting di Muratara berkisar 28,3 persen. Namun, berhasil
ditekan menjadi 20,2 persen” ungkap Bupati HDS, saat memberikan sambutan pada
Rembug Stunting, di aula Siti Rahma, Selasa (18/7/2023).
Minggu
lalu, kata Bupati HDS, Kabupaten Muratara baru saja mendapatkan penghargaan
penurunan stunting. Gubernur Sumsel juga mendapatkan penghargaan sebagai
provinsi terbaik dalam penurunan stunting.
Prestas
ini, tegas Bupati, harus terus ditingkatkan. Karena, tidak ada yang mustahil,
jika dikerjakan dengan kekompakan dan disipiplin, kasus stunting di wilayah
Kabupaten Muratara bisa turun.
BACA JUGA :
“Tidak
ada alasan tidak bisa melakukan itu. Ini salah satu kebanggaan kita jika
berhasil. Diantara 17 kabupaten/kota, kita bersaing untuk misi negara”
tegasnya.
Untuk
mencapai hal itu, imbuh Bupati, harus ada langkah konkret. Diantaranya, membuat
variabel hal apa yang menjadi fokus dalam penurunan stunting, serta sistematis
dalam penanganan stunting.
Orang
nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini menjanjikan, akan memberikan reward
umrah gratis bagi 10 Desa yang dianggap paling berhasil menurunkan angka kasus stunting.
“10
Desa, satu umrah gratis untuk Kades atau ibu PKK desa. Tapi, untuk desa yang
menjadi juara 1 sebagai desa terbaik dalam penurunan stunting, kepala Desa dan
Ibu PKK kedua – duanya dapat umrah gratis” janjinya.
BACA JUGA :
Sementara,
Kepala DPPKB Muratara Dr Arios mengungkapkan, ada delapan aksi tindakan yang
dilakukan untuk dilaksanakan pada program pencegahan stunting di Muratara.
“Seperti
aksi analisis situasi, aksi rencana program, aksi rembug stunting, aksi regulasi
Peraturan Bupati, aksi pembinaan masyarakat dan desa, aksi manajemen data
stunting, aksi pengukuran bayi, serta aksi evaluasi tahunan” tandasnya.
Rembug
stunting tingkat Kabupaten Muratara ini sendiri, dihadiri para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, Ketua
TP.PKK Kabupaten dan Desa dan tamu undangan lainnya. Serta perwakilan dari
Bappeda Sumsel, BKKBN dan Dinas Kesehatan Sumsel
Jurnalis : A.Majid
baca berita lainnya di google
news