-->

IKLAN

IKLAN

Targetkan Penurunan Stunting 13 Persen, Bupati Muratara Janjikan Umrah Gratis

mediasinarmuratara
19 Juli 2023, 10:53 WIB Last Updated 2023-07-19T03:54:35Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Rembug Stunting tingkat kabupaten Muratara di aula Siti Rahma Bupati Muratara menargetkan penurunan stunting tahun ini diangka 13 persen


 

MURATARA MSM.COM – Bupati Muratara H Devi Suhartoni, menargetkan penurunan angka stunting di Bumi Beselang Serundingan tahun ini mencapai 13 persen. Sehingga, angka stunting tinggal 7 persen lagi.

 

“Tahun sebelumnya, kasus stunting di Muratara berkisar 28,3 persen. Namun, berhasil ditekan menjadi 20,2 persen” ungkap Bupati HDS, saat memberikan sambutan pada Rembug Stunting, di aula Siti Rahma, Selasa (18/7/2023).

 

Minggu lalu, kata Bupati HDS, Kabupaten Muratara baru saja mendapatkan penghargaan penurunan stunting. Gubernur Sumsel juga mendapatkan penghargaan sebagai provinsi terbaik dalam penurunan stunting.

 

Prestas ini, tegas Bupati, harus terus ditingkatkan. Karena, tidak ada yang mustahil, jika dikerjakan dengan kekompakan dan disipiplin, kasus stunting di wilayah Kabupaten Muratara bisa turun.


BACA  JUGA  :

 

“Tidak ada alasan tidak bisa melakukan itu. Ini salah satu kebanggaan kita jika berhasil. Diantara 17 kabupaten/kota, kita bersaing untuk misi negara” tegasnya.

 

Untuk mencapai hal itu, imbuh Bupati, harus ada langkah konkret. Diantaranya, membuat variabel hal apa yang menjadi fokus dalam penurunan stunting, serta sistematis dalam penanganan stunting.

 

Orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini menjanjikan, akan memberikan reward umrah gratis bagi 10 Desa yang dianggap paling berhasil menurunkan angka kasus stunting.

 

“10 Desa, satu umrah gratis untuk Kades atau ibu PKK desa. Tapi, untuk desa yang menjadi juara 1 sebagai desa terbaik dalam penurunan stunting, kepala Desa dan Ibu PKK kedua – duanya dapat umrah gratis” janjinya.


BACA  JUGA  :

 

Sementara, Kepala DPPKB Muratara Dr Arios mengungkapkan, ada delapan aksi tindakan yang dilakukan untuk dilaksanakan pada program pencegahan stunting di Muratara.

 

“Seperti aksi analisis situasi, aksi rencana program, aksi rembug stunting, aksi regulasi Peraturan Bupati, aksi pembinaan masyarakat dan desa, aksi manajemen data stunting, aksi pengukuran bayi, serta aksi evaluasi tahunan” tandasnya.

 

Rembug stunting tingkat Kabupaten Muratara ini sendiri, dihadiri  para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, Ketua TP.PKK Kabupaten dan Desa dan tamu undangan lainnya. Serta perwakilan dari Bappeda Sumsel, BKKBN dan Dinas Kesehatan Sumsel

 

Jurnalis : A.Majid

baca berita lainnya di google news

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA